Dimulai dari pagi pukul 09.00 WIB, kegiatan Forkom dilaksanakan dengan ceria. Dengan Presenter terbaik yang dibawakan oleh Kak Dewi, acara ini sangat berkesan.
Dimulai dari kesan-kesan oleh beberapa peserta dan finalis blogger yang memberikan pengalaman, promosi daerah-daerahnya, serta kesan-kesan yang dirasakan pada saat mengikuti acara KIM.
Kegiatan pertama diberikan oleh Kak Koko yang memberikan sharing tentang kegunaan blog, apa yang harus dilakukan dengan blog, dan materi-materi lainnya. Sebelumnya Kak Estra yang diundang oleh Kak Koko memberikan games untuk peserta serta membagi pengetahuan bagaimana issu laut dapat diisi kedalam blogger. Setelah Kak Estra dan Kak Koko mengisi acara, pakar Presentasi "Bapak Fidel" bertanya jawab dengan para peserta mengenai kendala-kendala apa yang dihadapi ketika membuat blog di daerah masing-masing. Setelah melakukan tanya jawab dengan para peserta , kami istirahat sebentar untuk makan siang.
Setalah istirahat siang , pemandu acara "Bapak Fidel" segera membuka acara presentasi skill yang diikuti oleh 8 peserta dari beberapa kabupaten/kota yang berada di Indonesia. Dan inilah, urutan peserta yang mengikuti lomba presentasi skill :
1. SMA SANTO PAULUS, dari Kab. Manokwari
2. SMA KATOLIK YOSUDARSO, dari Kab. Biak
3. SMA NEGERI 2 , dari Jayapura
4. SMA NEGERI 4 , dari Kendari
5. SMK NEGERI 1 , dari Kab. Biak
6. SMA NEGERI 1 , dari Kab. Maumere
7. SMA BABUSSALAM , dari Kab. Selayar
8. SMA NEGERI 1 , dari Kab. Pangkep
Pada awalnya lomba presentasi skill berjalan dengan baik namun ada sedikit hambatan yang terjadi pada team kami (SMK NEGERI 1 BIAK) tetapi dapat diatasi dengan cekatan sehingga hambatan tersebut dapat diselsaikan.
Setelah presentasi skill selesai, Kak Dwi mengajak kami untuk rileks sebentar dengan cara yang sangat happy yaitu mengajak kita goyang bersama untuk menghilangkan beban yang kita rasakan. Seusai happy-happpy bersama , kita break sebentar dan dilanjutkan lagi dengan kegiatan mengisi blog kita dengan posting kegiatan Forkom Matabuka.
Acara dari Forkom ini mudah-mudahan dapat bermanfaat, dan diharapkan dapat berkelanjutan sesuai dengan tujuannya.
Tampilkan postingan dengan label KIM V. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIM V. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 November 2010
Kegiatan FORKOM MATABUKA
Label:
Kegiatan Forkom Matabuka,
KIM V
Kekayaan Terumbu Karang Memberi Kesejahteraan
Indonesia sangat kaya dengan kekayaan. Salah satunya terumbu lautnya karang terus terumbu karang tersusun dari polip. Ada 3 jenis akrang yaitu karang lunak yang memiliki permukaan yang lunak, kearang batu yang memiliki tubuh yang keras dan kerang kipas. Terumbuh karang juga membentuk ekosistem yang saling bergantungan.
Terumbu karang tinggal di perairan dangkal, dipengaruhi oleh arus laut, sinar matahari, dan dasar perairan. Terumbu karang terdiri dari 3 jenis yaitu terumbu karang tepi, terumbu karang penghalang, dan terumbu karang cincin atau atol.
Pada saat ini banyak orang yang peduli lagi tentang pertumbuhan ekosistem terumbu karang, ada yang merusak ekosistem terumbuh karang secara langsung maupun tidak langsung. menggunakan bahan peledak, racun sianida, bubu, jaring muroami, membuang sampah di laut menginjak terumbu karang, membuang jangkar kapal di atas terumbu karang. Selain itu ada juga proses alam yang merusak ekosistem terumbu karang seperti banjir, gempa, dan tsunami. Padahal ekosistem terumbu karang sangat membutuhkan waktu yang sangat panjang bahkan puluhan tahun untuk bertumbuh kembali.
Pada kenyataannya ekosistem terumbu karang merupakan salah satu sumber kehidupan bagi manusia seperti sebagai tempat mencari mekan, sumber obat-obatan, dan bahan dasar kosmetik. Selain itu terumbu karang juga sangat penting baagi kelangsungan hidup bagi biota laut, separti sebagai tempat hidup, mencari makan,tempat tinggal, tempat berkembang biak dan bertelur bagi ikan dan biota laut lainnya.
Jadi kita harus menjaga terumbu karang, karnakekayaanterumbu karang memberikan kesejahteraan bagi manusia dan mahkluk hidup yang berada di laut.
Terumbu karang tinggal di perairan dangkal, dipengaruhi oleh arus laut, sinar matahari, dan dasar perairan. Terumbu karang terdiri dari 3 jenis yaitu terumbu karang tepi, terumbu karang penghalang, dan terumbu karang cincin atau atol.
Pada saat ini banyak orang yang peduli lagi tentang pertumbuhan ekosistem terumbu karang, ada yang merusak ekosistem terumbuh karang secara langsung maupun tidak langsung. menggunakan bahan peledak, racun sianida, bubu, jaring muroami, membuang sampah di laut menginjak terumbu karang, membuang jangkar kapal di atas terumbu karang. Selain itu ada juga proses alam yang merusak ekosistem terumbu karang seperti banjir, gempa, dan tsunami. Padahal ekosistem terumbu karang sangat membutuhkan waktu yang sangat panjang bahkan puluhan tahun untuk bertumbuh kembali.
Pada kenyataannya ekosistem terumbu karang merupakan salah satu sumber kehidupan bagi manusia seperti sebagai tempat mencari mekan, sumber obat-obatan, dan bahan dasar kosmetik. Selain itu terumbu karang juga sangat penting baagi kelangsungan hidup bagi biota laut, separti sebagai tempat hidup, mencari makan,tempat tinggal, tempat berkembang biak dan bertelur bagi ikan dan biota laut lainnya.
Jadi kita harus menjaga terumbu karang, karnakekayaanterumbu karang memberikan kesejahteraan bagi manusia dan mahkluk hidup yang berada di laut.
Terumbu Karang Adalah Sahabat Kita
Terumbu Karang , sahabat kita ? Mengapa demikian ? Dan, tahukah anda apa itu terumbu karang ?
Terumbu karang adalah sekelompok atau suatu komunitas karang batu yang tersusun oleh berbagai macam jenis karang batu serta di dominasi oleh berbagai macam biota laut. Gabungan antara sekelompok karang batu dan biota laut di sebut dengan Ekosistem Terumbu Karang. Karang-karang batu yang membentuk ekosistem terumbu karang terdiri dari karang lunak, karang batu, dan karang kipas. Karang-karang ini yang menghiasi hampir seluruh dasar laut yang berada di perairaan Indonesia. Jumlah karang batu di Indonesia terdiri dari 400 jenis dan 74 marga.
Pada umumnya terumbu karang sama seperti kita manusia. Terumbu karang juga memiliki beberapa syarat agar dapat hidup dan berkembang menjadi saatu komunitas yang baik dan dapat menjamin kehidupan kita. Syarat-syarat yang diperlukan terumbu karang yaitu ; perairan dangkal kurang dari 50m, air hangat yang memiliki suhu berkisar 20-28 derajad, air jenih yang dapat ditembusi cahaya, salinitas air, kekuatan arus, gelombang laut, serta dasar laut yang keras. Mengapa diperlukan dasar laut yang keras? Karena komunias karang batu merupakan tumbuhan microskopik yang lunak. Juga dasar laut tempat tinggal komunitas karang tersebut tidak keras, maka komunitas karang batu tidak akan bertahan lama. Dapat dibayangkan jika, dasar laut tidak keras mungkin laut Indonesia yang seluas 85.000km2 tidak ada penhuninya sama sekali dan mungkin juga sebagian pulau di Indonesia akan hilang 1 per 1 karena dasar laut yang tidak keras.
Jika semua syarat terumbu karang telah terpenuhi, maka fungsi ekologi dari terumbu karang dapat dimanfaatkan dengan baik. Fungsi ekologi dari terumbu karang yaitu ; memberikan tempat tinggal bagi biota laut, membantu perekonomian masyarakat daerah, dapat melindungi pesisir dari erosi, dapat dijadikan obyek wisata bahari, dapat dijadikan obat-obatan dan bahan kosmetik.
Apabila kita ingin hal tersebut dapat bertahan untuk selama-lamanya, mari kita bersahabat dengan alam sekitar terutama dengan terumbu karang. Karena tanpa mereka kahidupan kita tidak akan baik seperti sekarang. Lindungilah sahabat kita mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah dan limbah kearah laut, menangkap ikan dengan cara yang ramah lingkungan, dan jangan mengambil terumbu karang dan biota laut sebagi hiasan souvenir.
Terumbu karang adalah sahabat kita, tanpa dia mungkin nama Indonesia tidak akan terkenal di dunia Internasional karena wisata bahasinyang kita miliki. Selamatkan sahabat kita sekarang.
Terumbu karang adalah sekelompok atau suatu komunitas karang batu yang tersusun oleh berbagai macam jenis karang batu serta di dominasi oleh berbagai macam biota laut. Gabungan antara sekelompok karang batu dan biota laut di sebut dengan Ekosistem Terumbu Karang. Karang-karang batu yang membentuk ekosistem terumbu karang terdiri dari karang lunak, karang batu, dan karang kipas. Karang-karang ini yang menghiasi hampir seluruh dasar laut yang berada di perairaan Indonesia. Jumlah karang batu di Indonesia terdiri dari 400 jenis dan 74 marga.
Pada umumnya terumbu karang sama seperti kita manusia. Terumbu karang juga memiliki beberapa syarat agar dapat hidup dan berkembang menjadi saatu komunitas yang baik dan dapat menjamin kehidupan kita. Syarat-syarat yang diperlukan terumbu karang yaitu ; perairan dangkal kurang dari 50m, air hangat yang memiliki suhu berkisar 20-28 derajad, air jenih yang dapat ditembusi cahaya, salinitas air, kekuatan arus, gelombang laut, serta dasar laut yang keras. Mengapa diperlukan dasar laut yang keras? Karena komunias karang batu merupakan tumbuhan microskopik yang lunak. Juga dasar laut tempat tinggal komunitas karang tersebut tidak keras, maka komunitas karang batu tidak akan bertahan lama. Dapat dibayangkan jika, dasar laut tidak keras mungkin laut Indonesia yang seluas 85.000km2 tidak ada penhuninya sama sekali dan mungkin juga sebagian pulau di Indonesia akan hilang 1 per 1 karena dasar laut yang tidak keras.
Jika semua syarat terumbu karang telah terpenuhi, maka fungsi ekologi dari terumbu karang dapat dimanfaatkan dengan baik. Fungsi ekologi dari terumbu karang yaitu ; memberikan tempat tinggal bagi biota laut, membantu perekonomian masyarakat daerah, dapat melindungi pesisir dari erosi, dapat dijadikan obyek wisata bahari, dapat dijadikan obat-obatan dan bahan kosmetik.
Apabila kita ingin hal tersebut dapat bertahan untuk selama-lamanya, mari kita bersahabat dengan alam sekitar terutama dengan terumbu karang. Karena tanpa mereka kahidupan kita tidak akan baik seperti sekarang. Lindungilah sahabat kita mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah dan limbah kearah laut, menangkap ikan dengan cara yang ramah lingkungan, dan jangan mengambil terumbu karang dan biota laut sebagi hiasan souvenir.
Terumbu karang adalah sahabat kita, tanpa dia mungkin nama Indonesia tidak akan terkenal di dunia Internasional karena wisata bahasinyang kita miliki. Selamatkan sahabat kita sekarang.
Terumbu Karang Pemberi Kehidupan Utama
Indonesia memiliki keindahan laut yang sangat beragam. Terdiri dari berbagai jenis ikan, beranekaragam biota laut yang sangat bermacam-macam, dan kekayaan laut lainnya. Semua itu dikarenakan adanya ekosistem terumbu karang yang menambah kekayaan laut Indonesia. Terbukti lewat 400 jenis terumbu karang dan 74 marga ekosistem terumbu karang yang ada yang mempengaruhi ekosistem lainnya di perairan laut.
Pengertian terumbu karang yaitu koloni karang batu, yang terbentuk melalui kumpulan hewan-hewan laut yaitu polip. Salah satu makanan karang yaitu hewan mikroskopik. Jenis-jenis karang yang ada yaitu seperti karang lunak (soft coral), karang keras (hard coral), karang meja, dan lainnya. Ciri-ciri karang lunak seperti memiliki duri-duri, sedangkan karang keras terdapat kapur pada tubuhnya. Semua jenis karang batu ini dirangkai menjadi suatu ekosistem terumbu karang.
Setiap karang memiliki alga yang berfungsi untuk menyerap sinar matahari sebagai energi serta sebagai pemberi warna. Dapat dibayangkan jika karang dirusak, akan membutuhkan ratusan tahun untuk hidup dan berkembang.
Untuk itu ekosistem terumbu karang memberikan kehidupan bagi setiap makhluk hidup yang ada. Banyak biota-biota laut seperti hewan-hewan kecil dan ikan-ikan kecil yang mencari makan, berpijah, bertempat tinggal dan bertelur di setiap terumbu karang. Bukan hanya itu, terumbu karang juga memberikan dampak luas bagi manusia, seperti sebagai lumbung ekonomi yang berlimpah, penyedia obat-obatan, serta memiliki nilai jual yang tinggi, seperti alga yang memberikan nilai jual yang sangat tinggi.
Dapat dibayangkan, apabila tidak ada terumbu karang, tidak akan ada pemberi kehidupan yang memberi jaminan kepada setiap makhluk hidup untuk masa depan makhluk hidup tersebut. Karena sumber segala jenis biota laut, hanya akan ada di sekitar ekosistem terumbu karang yang diproduksi dan dibutuhkan oleh manusia.
Akhirnya, apabila ekosistem terumbu dapat dijaga, maka akan ada pemberi kehidupan untuk masa depan makhluk hidup di laut, lebih khusus memberikan harapan untuk masa depan manusia yang disediakan penuh oleh penghuni laut, terumbu karang.
Dapat dibayangkan, apabila tidak ada terumbu karang, tidak akan ada pemberi kehidupan yang memberi jaminan kepada setiap makhluk hidup untuk masa depan makhluk hidup tersebut. Karena sumber segala jenis biota laut, hanya akan ada di sekitar ekosistem terumbu karang yang diproduksi dan dibutuhkan oleh manusia.
Akhirnya, apabila ekosistem terumbu dapat dijaga, maka akan ada pemberi kehidupan untuk masa depan makhluk hidup di laut, lebih khusus memberikan harapan untuk masa depan manusia yang disediakan penuh oleh penghuni laut, terumbu karang.
Rabu, 03 November 2010
Solusi, Kesimpulan dan Saran
Solusi Pengembangan
1. Program Sosialisasi Anobo
Pemerintah atau Badan Pengembangan Wisata Bahari Kep. Padaido perlu memfasilitasi program sosialisasi kepada anobo dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengunjungi (studi banding) ke Bunaken, Bali dan Kab. Raja Ampat.
2. Penyediaan Transportasi Reguler
Bila Program sosialisasi anobo berhasil, masalah penyediaan transportasi lebih mudah teratasi karena banyak investor yang sudah siap menyediakan transportasi ke Kep. Padaido
Kesimpulan dan Saran
Kepulauan Padaido menyimpan beragam jenis keindahan alam yg dapat dijadikan obyek wisata andalan Kab. Biak Numfor
“Anobo” padaido perlu difasilitasi agar obyek wisata Padaido dapat dikembangkan.
Label:
kesimpulan dan saran,
KIM V,
solusi
Hasil Penelitian
Potensi Wisata Bahari Kep. Padaido
1. Keindahan Terumbu Karang
Kondisi terumbu karang secara umum relatif baik. Persentase tutupan karangnya berkisar antara 42-78%.
2. Keindahan Pantai dan Laut
Kepulauan Padaido tesusun oleh gugusan pulau-pulau yang memiliki keindahan pantai dan laut. masing-masing memiliki ciri khas tersendiri dan sudah mendapatkan julukan "the paradise islands".
3. Keanekaragaman Biota Laut
Keanekaragaman biota laut menjadi surga bagi para divers (penyelam) yang ingin menikmati panorama alam bawah laut.
4. Atraksi Alam
Di pulau Samakur terdapat atraksi alam yaitu pergantian burung siang dan burung malam. apabila telah senja, burung siang kembali untuk beristirahat dan burung malam (kelelawar) keluar mencari makan.
5. Wisata Sejarah
Selain menyimpan keindahan alamnya, Kep. Padaido juga kaya akan tempat-tempat bersejarah yang berada di beberapa pulau seperti Pulau Wamsoi yaitu tempat pertama kalinya Jendral M. Douglas mendarat, di Pulau Wundi tempat peninggalan benda-benda bersejarah, dan di Pulau Owi yang memiliki bandar udara bekas sekutu yang sudah tidak digunakan.
Potensi Wisata yang Dapat di Kembangkan di Kep. Padaido
1. Jetski
Di dua pulau yaitu Pulau Urep dan Pulau Mansurbabo adalah dua lokasi yang sangat cocok untuk pengembangan wisata Bananaboat.
3. Parasailing
Yaitu watersport yang memiliki daya tarik yang memikat bagi wisatawan mancanegara.
Masalah Pengembangan
1. Anobo
tidak satupun masyarakat adat yang ingin menyerahkan hak ulayatnya berupa tanah, penjualan, atau penyewaan kepada pihak-pihak pengembangan wisata kecuali atas seijin Anobo.
2. Transportasi Reguler
Masalah Pengembangan
1. Anobo
tidak satupun masyarakat adat yang ingin menyerahkan hak ulayatnya berupa tanah, penjualan, atau penyewaan kepada pihak-pihak pengembangan wisata kecuali atas seijin Anobo.
2. Transportasi Reguler
Transportasi reguler dengan biaya terjangkau belum tersedia. Perahu motor milik pribadi kebanyakan dipakai dengan waktu yang tidak pasti dan tdk teratur.
Abstrak
Kepulauan Padaido yang tersusun oleh gugusan pulau-pulau kecil secara administratif termasuk dalam dua kecamatan di kabupaten Biak Numfor. Keindahan terumbu karang yang dimiliki oleh kepulauan ini sangat berpotensi untuk wisata bahari disamping berbagai keindahan lain yang belum diberdayakan demi kesejahteraan masyarakat setempat. Karya Ilmiah ini bermaksud mengungkap berbagai potensi alam yang dimiliki oleh kepulauan Padaido. Pengumpulan data dilakukan dengan cara primer dan sekunder. Karya Ilmiah ini dilakukan di lokasi wisata bahari Kepulauan Padaido. Ternyata taman wisata alam laut Kep. Padaido menyimpan banyak potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata yang menjanjikan. Selain sejumlah potensi yang dimiliki, pengembangan wisata bahari di kepulauan Padaido memiliki kendala yang harus dicarikan solusinya. Dalam Karya Ilmiah ini penyusun memberikan beberapa solusi yang merupakan usulan atau masukan kepada pihak yang berminat untuk mengembangkan kepulauan dengan julukan “The Paradise Islands” sebagai obyek wisata bahari yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Biak Numfor dan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di sekitar kepulauan Padaido.
Metodologi Penelitian
Karya ilmiah ini menggunakan metode survei, dengan dua data yaitu data primer melalui wawancara dan qoesioner, dan data sekunder melalui buku, internet, serta instansi terkait.
Karya ilmiah ini dilakukan di kawasan Taman Wisata Alam Laut Kepulauan Padaido, yang terletak di dua kecamatan sebelah timur Kabupaten Biak Numfor dan sebelah selatan samudera pasifik yang dapat dijangkau dengan menggunakan speedboat selama 1,5 jam dari kota Biak.
Karya ilmiah ini dilakukan dari bulan Juni hingga bulan September 2010.
Pendahuluan
Kepulauan Padaido merupakan gugusan pulau-pulau karang dengan 30 pulau yang berada di Samudera Pasifik pada sisi sebelah timur Pulau Biak. Gugusan pulau-pulau tersebut memiliki keindahan pantai dan berbagai jenis habitat seperti atol, karang tepi, dan goa-goa bawah laut (Pemda Biak, 2005).
Kepulauan Padaido memiliki luas terumbu karang untuk reef flat sekitar 9.252,1 ha2 dan deep reef 328,2 ha.
Kepulauan Padaido memiliki luas terumbu karang untuk reef flat sekitar 9.252,1 ha2 dan deep reef 328,2 ha.
Pokok Permasalahan:
Karya ilmiah ini berfokus pada pokok permasalahan yakni “Apakah Taman Wisata Alam Laut Kepulauan Padaido di Kabupaten Biak Numfor berpotensi untuk dikembangkan sebagai Obyek Wisata Bahari? Apa kendala atau masalah serta Solusi pengembangan yang harus ditempuh?
Ruang Lingkup Pembahasan:
Berkisar pada potensi keindahan terumbu karang, keindahan pantai dan laut, keindahan biota laut dan, masalah yang disoroti hanya berkisar pada masalah Anobo dan transportasi reguler. Pada bagian akhir karya ilmiah ini penyusun memberikan masukan solusi atas kendala atau masalah yang dihadapi dalam mengembangkan potensi yang ada.
Tujuan Penelitian yaitu:
Mengetahui potensi wisata bahari di Kepulauan Padaido
Mengetahui ketersediaan fasilitas di Obyek Wisata Kepulauan Padaido
Mengetahui solusi yang tepat dalam pengembangan Obyek Wisata di Kepulauan Padaido
Langganan:
Postingan (Atom)


